Rabu, 26 September 2012

Sejarah Blog

Blog merupakan hasil evolusi dari diary online: Diary atau catatan harian mengenai pendapat, opini, dan apapun itu dalam bentuk yang dipublikasikan secara online (menggunakan website). Salah seorang pioneer dari internet-based journalist ini adalah Justin Hall, yang melakukan membuat online diarynya Justin Links From The Underground ketika dia masih merupakan pelajar dari Swarthmore College.

Kala itu, Blog (atau ketika itu bernama online diary) pada umumnya merupakan website yang berisi kumpulan link menuju halaman web lain yang disertai komentar dan opini pemilik online diary tersebut mengenai halaman dari tujuan link tersebut. Sehingga online diary ketika itu bisa juga dikatakan sebagai katalog link berdasarkan opini pemilik. Para diarist adalah editor yang memilih link mana yang menarik dan menampilkan link tersebut di online diarynya.

Pada tahun 1997, Jorn Barger, seorang programer yang juga mengelola website online diary “robot wisdom” menciptakan istilah weblog yang diambil dari kata “logging the web”. Logging bisa diartikan masuk. So, logging the web bisa diartikan “memasuki web”. Korelasinya adalah blogger awal di kala itu merupakan orang yang masuk ke belantara web dan menyortir link-link menarik berdasarkan opininya.

Hingga 1998, baru ada beberapa website yang dapat diidentifikasikan sebagai blog, hingga ketika itu menjelajahi semua weblog masih memungkingkan untuk di lakukan.

Pada tahun 1999, Peter Merholz menyebutkan istilah weblog sebagai wee-blog, hingga akhirnya dibuat pendek menjadi blog saja. Orang yang mengelola blog kemudian di sebut “blogger”.

Dari titik itulah semuanya berubah. Semakin hari, semakin banyak orang yang membuat blog. Pertumbuhan blog menjadi semakin signifikan ketika Pitas merilis Blogger.com pada Juli 1999. Blogger.com merupakan web service yang memungkinkan orang yang bahkan tidak memiliki kemampuan html sekalipun mampu menciptakan dan mengelola blog.

Di titik ini, blog benar-benar berubah. Bahkan definisi blog mulai bergeser.

Blog yang awalnya merupakan kumpulan link yang dikomentari oleh pemilik blog, mulai bergeser menjadi media ekspresi bebas semau pemilik blog yang ditampilkan secara kronologis terbalik.

Dari sini, semuanya benar-benar berubah. Blog bertumbuh demikian cepat. Terlebih setelah Movable Type diluncurkan dan wordpress sebagai project kelanjutan cms b2 dirilis ke publik sebagai blog engine.

Setelah itu, blog dan blogosphere terus berevolusi menjadi blogosphere yang kita huni hari ini

Jumat, 24 Agustus 2012

REGENERASI DAN MASA DEPAN BULU TANGKIS INDONESIA


Prestasi olah raga Indonesia yang paling menonjol berasal dari cabang olah raga bulu tangkis. Cabang ini yang dulu menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara yang selalu pulang dengan emas di setiap kompetisi bulu tangkis internasional. Memang Indonesia dulu begitu digdaya bila sudah bicara masalah olah raga yang menggunakan raket dan kok dari bulu angsa tersebut, kejuaraan bergengsi seperti All England, Olimpiade, Thomas Cup dan Uber Cup pernah diraih oleh para atlet bulu tangkis Indonesia.


Akan tetapi yang menjadi masalah sekarang dominasi Indonesia dalam kancah perbulutangkisan dunia menurun bahkan kian tergerus. Sekarang negara yang paling mendominasi olah raga badminton ini yaitu China. Prestasi atlet Indonesia cenderung stagnan dan tidak berkembang. Atlet-atlet pun masih didominasi wajah lama seperti Taufik Hidayat dan kawan-kawan. Belum ada wajah baru atau wajah muda yang menghiasi timnas badminton. Hal ini berkebalikan dengan negara-negara lain seperti China, mereka berani menampilkan para pemain mudanya dalam ajang-ajang bulu tangkis dunia.
Menyikapi hal di atas, sudah saatnya Indonesia melakukan regenerasi berkelanjutan yang terprogram secara matang guna menghadapi gempuran pemain muda China yang semakin keras. Saat ini baru beberapa klub badminton besar saja yang bisa berbicara banyak dalam ajang olahraga bulu tangkis Indonesia. Dan cenderung masih terpusat di pulau Jawa. Akibat kekurangmerataan dalam pembinaan ini kemungkinan besar mengakibatkan bakat-bakat atlet di daerah belum terakomodir. Saya yakin bila dari jutaan rakyat Indonesia ini pasti memiliki beberapa orang yang memiliki potensi untuk menjadi atlet yang handal dan berprestasi bila dipoles dengan sistem dan latihan yang baik.
Dalam setiap ajang internasional hendaknya PBSI tidak ragu lagi menurunkan atlet-atlet muda. Hal itu bertujuan agar para atlet muda bulu tangkis Indonesia ini memiliki jam terbang yang cukup dalam event internasional dengan atmosfer pertandingan yang ketat. Pembinaan atlet usia dini juga perlu kembali digalakkan. Dengan pembinaan dan regenerasi yang mapan dan terstruktur dengan baik bukan mustahil Indonesia bisa kembali meraih supremasi tertinggi dalam bidang olah raga bulutangkis di masa depan.

Semua Tentang NBL Indonesia


Dengan populasi melebihi 235 juta orang, Indonesia merupakan negara ke-4 di dunia yang paling padat penduduknya. Sayangnya, prestasi Indonesia di dunia olah raga tidak sebanding dengan penduduknya. Dari semua olahraga, Indonesia telah paling berhasil dalambulutangkis, bola basket adalah lima olahraga terbaik di negara ini.
Liga utama bola basket Indonesia adalahNational Basketball League (NBL). Liga utama bola basket Indonesia musim pertama digelar pada tahun 2010. Dulunya pertandingan bola basket nasional di Indonesia disebut Basketball League Indonesia, dan sebelum itu adalah Liga Kobatama. NBL mewajibkan para peserta adalah pemain Indonesia. NBL terdiri dari 10 tim dari seluruh Indonesia.
Berikut nama 10 tim yang unjuk gigi di ajang NBL Indonesia:
  1. Bimasakti Nikko Steel Malang
  2. Comfort Mobile Citra Satria Jakarta
  3. Dell Aspac Jakarta
  4. Garuda Flexi Bandung
  5. Muba Hang Tuah Indonesia Muda Sumatera Selatan
  6. Nuvo CLS Knights Surabaya
  7. Pelita Jaya Esia Jakarta
  8. Satria Muda Britama Jakarta
  9. Satya Wacana Angsapura Salatiga
  10. Stadium Jakarta

Liga ini memiliki format yang menarik, di mana sebulan sekali semua tim dari sepuluh tim peserta datang ke satu lokasi dan bermain dalam lima pertandingan selama seminggu di lokasi yang sama. Berikut format pertandingang NBL Indonesia:
  1. Pre-Season Turnamen, telah dilaksanakan di kota Malang tanggal 15 Juli 2010
  2. Seri 1, telah dilaksanakan di kota Surabaya tanggal 16-24 Oktober 2010
  3. Seri 2, telah dilaksanakan di kota Bandung tanggal 20-28 November 2010
  4. Seri 3, telah dilaksanakan di kota Solo tanggal 11-19 Desember 2010
  5. Seri 4, telah dilaksanakan di kota Denpasar tanggal 8-16 Januari 2011
  6. Seri 5, telah dilaksanakan di kota Jakarta tanggal 5-13 Februari 2011
  7. Pertandingan final , akan dilaksanakan di kota Surabaya tanggal 8-13 Maret 2011
NBL dibiayai oleh perusahaan DBL Indonesia. Organisasi ini, didukung oleh konglomerat DKI Pos media. DBL adalah perusahaan besar yang memiliki lebih dari 25.000 siswa basket di seluruh dunia. DBL diharapkan dapat mewujudkan harapan besar untuk memantapkan masa depan basket profesional di Indonesia dengan menyediakan dana untuk pertandingan, mengembangkan pemain di tingkat akar rumput.

Basket



Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senamyang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak.
Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari. Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutupyang berlampu. Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.
Beberapa catatan penting dalam perkembangan bola basket.
  1. Tahun 1891 : Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket
  2. Tahun 1892 : Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada masyarakat (Amerika)
  3. Tahun 1894 : Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi.
  4. Tahun 1895 : Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.
  5. Tahun 1913 : Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.
  6. Tahun 1918 : Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.
  7. Tahun 1919 : Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.Tahun 1932 : Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)
  8. Tahun 1933 : Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.
  9. Tahun 1935 : Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.
  10. Tahun 1936 : Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.
  11. Tahun 1939 : Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia.
Mengenal permainan bola basket
Mengenal Permainan Bola Basket Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga tiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain. Permainan Bola Basket dimainkan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerangdan memasukkan bola sebanyak-banyaknya keranjang sendiri untuk sedapat mungkin tidak kemasukan. Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting). Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan Bola Basket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass),dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yakni pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai seabgai tumpuan. Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan. Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain Bola Basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadiserta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan Bola Basket, walaupun tidak sempurna.

Ketentuan bermain dan bertanding.
Seperti telah diuraikan di atas permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu, masing-masing terdiri dari 5 orang pemain. Wasit yang memimpin terdiri dari 2 orang yagn senantiasa berganti posisi. Waktu bermain yang resmi 2 x 20 menit bersih, tidak termasuk masa istirahat 10 menit, time out, dua kali bagi masing-masing regu tiap babak selama 1 menit, saat pergantian pemain dan atau peluit dibunyikan wasit karena bola ke luar lapangan atau terjadi pelanggaran/kesalahan seperti foul dan travelling. Apabila dalam pertandingan resmi (yang dimaksud disini bukan pertandingan persahabatan) terjadi pengumpulan angka sama, waktu diperpanjang sekian babak (tiap 5 menit) sampai terjadi perbedaan angka.Khusus untuk permainan Mini Basket yang diperuntukkan anak-anak di bawah umur 13 tahun, diberlakukan peraturan tersendiri yang agak beda, antara lain : bola yang dipergunakan lebih kecil dan lebih ringan, pemasangan keranjang yang lebih rendah, waktu pertandingan 4 x 10 menit dengan 3 kali istirahat dan lainnya lagi seperti dalam hal penggantian pemain. Peraturan permainan yang dipergunakan sangat tergantung daripada peraturan PERBAIS/FIBA mana yang berlaku. Misalnya pada tahun 1984, peraturan permainan yang berlaku adalah Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984.
Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan Berdasarkan Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984, alat-alat perlengkapan dan lapangan terdiri dari :
  1. Bola Basket
  2. Terbuat dari karet yang menggelembung dan dilapisi sejenis kulit, karet atau sintesis. Keliling bola tidak kurang dari 75 cm dan tidak lebih dari 78 cm, serta beratnya tidak kurang dari 600 gram dan tidak lebih dari 650 gram. Bola tersebut dipompa sedemikan rupa sehingga jika dipantulkan ke lantai dari ketinggian 180 cm akan melambung tidak kurang dari 120 cm tidak lebih dari 140 cm.
  3. Perlengkapan Teknik
    • Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat waktu dan satu lagi untuk time out.
    • Alat untuk mengukur waktu 30 detik.
    • Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.
    • Isyarat - scoring board, tanda kesalahan perorangan yakni angka 1 sampai dengan 5, serta bendera merah dua buah untuk kesalahan regu.
  4. Lapangan
    • Lapangan Permainan Berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 26 m dan lebar 14 m yang diukur dari pinggir garis batas. Variasi ukuran diperolehkan dengna menambah atau mengurangi ukuran panjang 2 m serta menambah atau mengurangi ukuran lebar 1 m. Di lapangan ini terdapat beberapa ukuran seperti : lingakaran tengah, dan lain sebagainya yang secara jelas dan terperinci akan diuraikan dalam gambar di bawah nanti.
    • Papan Pantul Papan pantul dibuat dari kayu keras setebal 3 cm atau dari bahan transparant yang cocok. Papan pantul berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm.. Tinggi papan, 275 cm dari permukaan lantai sampai ke bagian bawah papan, dan terletak tegak lurus 120 cm jaraknya dari titik tengah garis akhir lapangan. (Perincian selengkapnya, lihat gambar).
    • Keranjang Keranjang terdiri dari Ring dan Jala. Ring tersebut dari besi yang keras dengan garis tengah 45 cm berwarna jingga. Tinggi ring 305 cm dari permukaan lantai dan dipasang dipermukaan papan pantaul dengan jarak 15 cm. Sedangkan jala terdiri dari tambah putih digantung pada ring. Panjang jala 40 cm.

Jenis-jenis Sepatu Olahraga



Perkembangan teknologi memang membawa dampak positif pada banyak hal. Di kancah olahraga, perkembangan teknologi sanggup memacu atlet untuk dapat berprestasi lebih dan lebih. Atlet bisa mendapatkan fasilitas latihan dengan metode canggih guna memaksimalkan potensinya. Atlet juga selalu dimonitor kesehatannya serta diberikan latihan khusus untuk mengurangi potensi cidera.

Tak hanya itu, alat pendukung olahraga juga mengalami banyak kemajuan. Salah satu alat pendukung olahraga yang terpenting adalahsepatu olahraga. Saat ini, seiring dengan berkembangnya teknologi, perkembangan sepatu olahraga makin beragam dan spesifik. Perkembangan ini ditujukan untuk mengurangi resiko cedera kaki pada sang atlet serta memaksimalkan kemampuan atlet saat berlaga. Seperti apa saja macam sepatu olahraga saat ini?
Berikut ini beberapa jenis sepatu yang khusus diciptakan untuk olahraga tertentu.

1. Sepatu sepakbola. Tentu kita tahu bahwa sepakbola selalu menggunakan sepatu khusus yang memiliki “pul” dibagian telapaknya. Pul itu berguna untuk mencengkeram lapangan hingga tidak licin bagi pemain mengingat permainan sepakbola dilakukan di lapangan rumput di stadion yanga mayoritas merupakan stadion terbuka. Pul di bagian telapak kaki sepatu sepakbola memberikan kemampuan pada pemain untuk menapak dengan nyaman. Pul-pul tersebut akan menancap dan “menggigit” lapangan hingga pemain bisa melangkah dengan mudah. Analogi yang sama bisa kita lihat pada roda bergerigi pada mobil-mobil off road. Teknologi sepatu juga memungkinkan pemain meningkatkan kemampuan menendang bola. Sepatu jenis ini memiliki bentuk ramping, cenderung membungkus kaki dengan ketat. Hal ini diperlukan untuk memberi kemudahan pada pemain dalam menendang bola.

2. Sepatu golf. Jenis sepatu ini memiliki kemiripan dengan sepatu sepakbola. Pada jenis sepatu ini, pul di telapak sepatu lebih kecil dan lebih banyak dibanding sepatu sepakbola. Pul pada sepatu golf umumnya berbentuk seperti paku. Hal ini penting agar pemain golf dapat berdiri dengan tapakan kaki yang stabil pada saat akan memukul. Stabilnya tapakan kaki akan berpengaruh pada akurasi pukulan sang pemain. Berbeda dengan sepatu sepakbola yang berbentuk ramping, sepatu golf nampak seperti sepatu biasa. Perbedaan hanya terlihat pada telapak sepatu yang dipasangi pul besi.
3. Sepatu bolabasket. Penampakan jenis sepatu ini juga layaknya sepatu kets biasa. Perbedaan yang mencolok pada sepatu basket adalah pada bagian sol sepatu. Pada sepatu basket masa kini, pada bagian dalam sol sepatu dipasang bantalan udara yang sangat kuat. Bantalan udara ini berfungsi sebagai peredam kejut (semacam shockbreaker pada kendaraan) ketika pemain basket turun dari lompatannya. Dengan penggunaan bantalan udara ini, diharapkan resiko cedera tumit dan lutut dapat dikurangi karena pendaratan yang lebih empuk.


4. Sepatu jogging. Sepatu ini juga dilengkapi dengan bantalan udara dibagian solnya. Sama seperti sepatu basket, bantalan udara juga ditujukan untuk mengurangi tekanan pada tumit dan lutut sang atlet hingga mengurangi cedera.

Selain peruntukan sepatu yang makin spesifik, kualitas sepatu juga mengalami peningkatan. Peningkatan kualitas sepatu ditunjukkan dengan pemakaian bahan baku berkualitas tinggi. Kualitas sepatu juga terlihat dari durasi pemakaian sepatu. Saat ini, sepatu olahraga bukan lagi sepatu yang mudah koyak dan rusak. Tak hanya bagian atas, peningkatan kualitas sepatu juga terlihat di bagian dalam dan sol. Karet sol tak lagi mudah aus. Selain itu, sepatu olahraga jaman sekarang juga memungkinkan udara masuk dan beredar ke area dalam sepatu saat dipakai hingga kulit pemakai tak lagi terlalu lembab.


12 Cabang Olahraga Paling Ekstrim di Dunia !


1.





2. Freestyle Powerisers Stilts


3. BASE Jumping



4. Wing Walking



5. Freestyle Motocross


6. Aggressive Inline Skating



7. Extreme Skiing



8. Ice Climbing



9. Sky Surfing



10. Bungee Jumping


11. Skydiving



12. Whitewater Kayaking

Sejarah Bulutangkis



Bulutangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan.
Mirip dengan tenis, bulutangkis dimainkan dengan pemain di satu sisi bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati net agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan. Dia juga harus mencoba mencegah lawannya melakukan hal tersebut kepadanya.
Partai
Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulutangkis. Mereka adalah:
1. Tunggal putra
2. Tunggal putri
3. Ganda putra
4. Ganda putri
5. Ganda campuran
Sejak 1 Februari 2006, seluruh partai memakai sistem "pemenang dua dari tiga set" (best of three) yang masing-masing diraih dengan mencapai 21 poin secara rally point.
Memainkan bulutangkis
Tiap pemain atau pasangan mengambil posisi pada kedua sisi jaring di atas wilayah persegi panjang yang ditandai di lantai sebagaimana diperlihatkan di diagram.
Tujuan permainan adalah untuk memukul sebuah kok menggunakan raket, melompati jaring ke wilayah di seputar batasan/aras tertanda sebelum pemain atau pasangan lawan bisa memukulnya balik. Untuk setiap kali ini berhasil dilakukan oleh regu yang menyervis, pemain atau pasangan penyervis (peladen) mencetak skor satu poin. Setelah memenangi satu poin, pemain yang sama menyervis kembali, dan terus menyervis sepanjang mereka terus mencetak poin. Apabila regu yang tak menyervis memenangkan reli ini, tiada poin dicetak oleh mereka tetapi ada pergantian penyervis. Dalam permainan ganda, seorang peladen memulai permainan, dan setelah kalah sebuah reli, servis berpindah ke regu lawan. Dari waktu itu ke depannya, kedua pemain pada seregu bergantian menyervis (meladen) sebelum servis kembali berpindah kepada lawan mereka. Pemain di sisi servis tangan kanan selalu memulai servis.
Wilayah servis


Gelanggang badmintonTiap-tiap pemain menetapkan di antara dua wilayah servis. Ada wilayah servis untuk tunggal, yakni berlebar 5,18 meter dan panjangnya 13,40 meter. Areal servis untuk ganda berukuran 6,10 meter pada lebarnya dan 11,88 meter panjangnya. Wilayah servis dibagi dua belahan. Di tengah-tengah lapangan berdiri jaring/net, yakni 1,55 meter tingginya. Garis-garis servis pendek berentang 1,98 meter dari jaring. Kotak servis kiri dan kotak servis kanan dipisahkan oleh garis di tengahnya.Perlengkapan• Raket: Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulutangkis profesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket. • Kok: Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulutangkis, terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari pelastik. • Senar: Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulutangkis adalah senar nya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan. Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb. Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar. • Sepatu: Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulutangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulutangkis mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki. • Net: Bulutangkis tidak akan pernah bisa berjalan tanpa perlengkapan yang satu ini. Net merupakan pembatas antara bidang permainan pemain yang satu dengan yang lain. Tinggi net kurang lebih 152 cm dan sama untuk semua jenis permainan, baik itu tunggal maupun ganda, putri maupun putra. SejarahOlah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Tiongkok.Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat China, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.Olah raga kompetitif bulutangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring/net dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore Bulutangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.Rencengan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi Bulutangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.Bulutangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.International Badminton Federation (IBF) didirikan pada 1934 dan membukukan Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark, Belanda, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai anggota-anggota pelopornya. India bergabung sebagai afiliat pada 1936. Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid, Spanyol, September 2006, usulan untuk mengubah nama International Badminton Federation menjadi Badminton World Federation (BWF) diterima dengan suara bulat oleh seluruh 206 delegasi yang hadir.Olah raga ini menjadi olah raga Olimpiade Musim Panas di Olimpiade Barcelona tahun 1992. Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memperoleh masing-masing dua medali emas tahun itu.